Kondisi Pemicu Kelenjar Ludah

By | Juli 2, 2018

Bagi anda yang menderita kelenjar ludah, sangatlah penting untuk anda mengetahui akan kondisi pemicu kelenjar ludah agar anda bisa terhindar dari hal atau dampak buruk akibat penyakit ini.

Berikut ini akan kami informasikan untuk anda mengenai 5 kondisi pemicu kelenjar ludah yang paling umum terjadi, silakan disimak informasi lebih lengkapnya dalam artikel ini.

Kondisi Pemicu Kelenjar Ludah

5 Kondisi Pemicu Kelenjar Ludah

Kelenjar ludah terdiri dari empang pasang yakni kelenjar parotid (diantara pangkal rahang dan telinga), sublingual (diantara dasar mulut dan bawah lidah), submandibular (dibawah lekuk rahang) dan bukal (disekitar selaput lendir yang melaipi pipi dan mulut).

Dimana fungsi utama dari kelenjar ludah ini adalah untuk menghasilkan air liur. Namun ada banyak masalah yang bisa menganggu fungsi kelenjar ludah dan menghalangi saluran ludah hingga mengakibatkan air liur tidak bisa mengalir ke rongga mulut.

Padahal air liur bisa membantu kita untuk mengunyah dan menelan makanan, melindungi gigi dari bakteri serta mengandung enzim yang memulai pemecahan makanan.

Namun ketika saluran atau kelenjar ludah mengalami masalah, maka akan muncul tanda-tanda seperti mulut kering, demam, nyeri, kelenjar ludah membengkak dan ludah terasa tidak enak. Dan berikut ini ada beberapa gangguan atau masalah kelenjar ludah yang bisa terjadi pada manusia diantaranya :

1). Batu Di Kelenjar Ludah (sialoliths)

Air liur yang terus menerus mengalir dari kelenjar ludah ke dalam mulut, terkadang zat yang terkandung dalam air liur (seperti kalsium) bisa terkristalisasi hingga membentuk batu kecil berukuran 1 mm hingga beberapa sentimeter.

Dimana batu tersebut bisa menyumbat aliran air liur ke mulut dan membuat kelenjar ludah membengkak dan nyeri dari waktu ke waktu.

2). Kista

Kista bisa berkembang di kelenjar ludah jika terjadi luka, infeksi, tumor atau batu menghalangi aliran air liur. Kista kelenjar ludah bisa menyebabkan lendir kuning yang mengalir deras dan kesulitan untuk makan, berbicara dan menelan.

3). Infeksi Kelenjar Ludah (sialadenitis)

Jika saluran air liur ke dalam mulut terblokir, maka akan menimbulkan infeksi bakteri pada kelenjar ludah yang bersifat lokal. Dimana infeksi ini membuat kelenjar membengkak, menimbulkan benjolan di lapisan kulit diatasnya dan mengeluarkan nanah yang berbau busuk ke rongga mulut.

4). Infeksi Virus Dan Bakteri Seluruh Tubuh

Infeksi virus seperti gondong, flu, epstein-barr (EBV), cytomegalovirus (CMV), coxsackie dan HIV bisa menyebabkan pembengkakan pada kelenjar ludah.

5). Sindrom Sjögren

Ini merupakan gangguan autoimun di mana sistem kekebalan tubuh menyerang kelenjar yang mengeluarkan cairan seperti kelenjar ludah dan air mata.

Nah itulah beberapa kondisi yang bisa memicu terjadinya kelenjar ludah yang harus anda waspadai, agar anda bisa terhindari dari hal-hal buruk akibat gangguan kelenjar ludah ini.

( Baca : Cara Mengobati Kelenjar Air Liur Secara Alami )

Demikianlah sekilas informasi yang bisa kami sampaikan pada kesempatan kali ini, semoga informasinya bermanfaat dan bisa menjawab rasa ingin tahu anda. Terimakasih atas kunjungannya & telah menyimak artikel sederhana ini.

post by : Cara Mengobati Stroke Berat Terbaik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *