Ciri-Ciri Batuk Rejan Dan Cara Mencegahnya

By | April 10, 2018

Batuk rejan termasuk penyakit yang berbahaya, maka untuk itu sangatlah penting untuk anda penderita batuk rejan mengetahui ciri-ciri batuk rejan dan cara mencegahnya.

Karena dengan mengetahui ciri-ciri batuk rejan terlebih dahulu, maka anda bisa melakukan penanganan dan pengobatan yang cepat sehingga hal buruk yang mungkin saja terjadi akibat penyakit ini bisa anda hindari.

Berikut ini kami akan memberikan anda informasi seputar ciri-ciri batuk rejan dan cara mencegahnya, silakan di simak informasi lebih lengkapnya dalam artikel ini.

Ciri-Ciri Batuk Rejan Dan Cara Mencegahnya

Ciri-Ciri Batuk Rejan

Dalam istilah medis batuk rejan disebut dengan pertusis, dimana batuk rejan ini disebabkan oleh infeksi bakteri yang menyerang paru paru dan saluran pernafasan lainnya.Umumnya batuk rejan lebih rentan terkena orang dewasa, namun tidak menutup kemungkinan jika anak-anak bisa mengalaminya.

Batuk rejan disebabkan oleh infeksi dari bakteri jenis Bordetella pretussis, dimana bakteri tersebut menyebar karena penularan dengan media udara.Kemudian bakteri yang masuk ke dalam tubuh langsung menginfeksi bronkus di paru paru dan menginfeksi dinding trakea, hal inilah yang menyebabkan pembengkakan pada saluran pernafasan.

Ciri utama dari batuk rejan adalah rentetan batuknya yang terjadi terus menerus dan keras, biasanya batuk rejan di awali dengan tarikan nafas yang panjang dari mulut, baru kemudian terjadi batuk dalam kadar yang lama.

Bahkan penyakit ini bisa menyerang seseorang sampai 3 bulan, maka oleh karena itu juga menamai batuk rejan sebagai batuk 100 hari.

Selain itu, berikut ini ada beberapa ciri batuk rejan yang bisa dijadikan sebagai acuan apakah anda sedang terkena batuk rejan atau tidak ?Sehingga cara penanganannya akan bisa dilakukan secepatnya, namun pada dasarnya batuk rejan terjadi dalam 3 tahapan utama yakni :

(1) Tahap Pertama

Tahap pertama adalah masa awal dimana munculnya gejala dari batuk rejan yang mirip dengan gejala flu yakni :

  • Demam
  • Hidung tersumbat dan berair
  • Sakit pada tenggorokan
  • Bersin
  • Mata berair

Pada tahap ini munculnya gejala bisa berlangsung cukup lama yakni lebih tepatnya selama kurang lebih dari 2 minggu.Pada tahap ini, potensi penularan batuk rejan juga terjadi secara lebih efisien terutama pada orang-orang yang berada di dekat penderita.

(2) Tahap Kedua

Pada tahap kedua ini adalah masa paroksismal, dimana pada tahap ini penderita akan mengalami penruunan gejala pada tahap pertama, kecuali batuk.Pada tahap ini batuk akan semakin parah dan tidak bisa dikontrol dengan baik.

Dan ditahap inilah penderita akan terusn mengalami batuk dengan ciri yang sudah disebutkan di atas tadi yakni dengan tarikan nafas yang panjang via mulut.Namun, umumnya ada juga gejala muntah, terutama setelah batuk dan durasi tahap kedua ini adalah 2-4 minggu.

(3) Tahap Ketiga

Tahap ketiga ini adalah tahap penyembuhan, dimana pada tahap ini penderita akan mulai merasakan kondisi yang jauh lebih baik.Namun pada tahap ini, penderita akan tetap mengalami batuk.

Pemulihan batuk rejan ini bisa berlangsung selama 2 bulan, bahkan lebih tergantung dari proses pengobatan yang sebelumnya telah dilakukan.

Nah itulah beberapa tahapan dari batuk rejan yang mungkin saja terjadi, jika anda ingin menghindari hal tersebut sebaiknya anda perlu mengetahui pencegahan batuk rejan.

Pencegahan Batuk Rejan

Untuk mencegah penularan batuk rejan, sebaiknya semua orang wajib menjaga diri dari bakteri yang berkembang di udara seperti tetap menjaga kebersihan, menjaga jarak dengan penderita batuk rejan dan segera mengobatinya.

Dimana untuk pengobatan batu rejan, anda bisa mengobatinya baik secara medis maupun secara tradisional.Kedua pengobatan tersebut sama baiknya karena memiliki tujuan yang sama yakni untuk mengobati batuk rejan.

Namun disini kami akan rekomendasikan anda untuk melakukan pengobatan secara tradisional yakni dengan menggunakan obat batuk rejan alami yang terbuat dari bahan-bahan alami yang berkhasiat sehingga aman untuk anda konsumsi tanpa menimbulkan efek samping.

Demikianlah informasi yang bisa kami sampaikan pada kesempatan kali ini, semoga informasinya bermanfaat dan bisa menambah wawasan anda serta bisa menjawab rasa ingin tahu anda.Terimakasih atas kunjungannya !

post by : Cara Mengobati Stroke Berat Terbaik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *